Rabu, 24 Oktober 2012

????

ehm... ehm
hari ini biasa aja gk ada hal aneh, semua sama aja kaya kemaren, kemarennya lagi, kemarenya lagi lagi lagi lagi lagi lagi. Gk ada rasanya (hambar n.n)

salah gk ya kalo gue pengen mereka selalu ada buat gue. gue emang egois. Karna gue gk pernah mau curhat duluan ama mereka. gue pengen mereka yg nyadar duluan. (ITU GK BAKAL BISA ICA, MEREKA JG PUNYA KESIBUKAN SENDIRI!!!!!!!)

perlu diralat mereka yang ada ditulisan ini tuh SIAPA?? teman kah? sahabat kah? siapa? apa lo punya mereka?
apa mereka nganggep lo ada? apa mereka nganggep lo sahabat mereka? temen mereka?

MIRIS SEKALI !!!!!!

Jumat, 04 Mei 2012

SMA



FF/ONESHOOT/UGLY

Title                       : Ugly
Cast                       : Han Seo Rin
                                Kim Jong Woon

-I think I’m ugly and nobody want to love me.- (2NE1-UGLY)
                Aku selalu merasa lagu itu memang diciptakan untukku. Tapi itu dulu, sebelum semuanya berubah. Sekarang sudah ada yang tulus mencintaiku dan dapat menerimaku apa adanya. Tapi sampai sekarang aku masih ragu.
                Namja (laki²) yang tidak beruntung itu adalah Kim Jong Woon. Dia namja yang tampan, dia memang egois dan juga dingin. Hmmm apa lagi ya.... aneh mungkin(?)

                -Flashback-
Sungai Han memang selalu menjadi tempat favoritku. Dia selalu mendengar keluh kesahku tanpa protes sedikitpun.
                Seperti sekarang ini, aku bercerita padanya. Aku selalu diejek di sekolah. Entah apa salahku pada mereka, mungkin aku jelek dan tak pantas berteman dengan mereka. Aku bercerita sambil menangis, tapi bukan karena aku diejek tapi karena aku kesepian. Memang tak ada satupun orang yang mau berteman denganku.
                “ Kau jelek jika menangis.” Ada seorang namja berdiri disampingku. Apa aku mengenalnya, kurasa tidak.
                “ Ne?” aku bingung
                “  Kau terlihat jelek jika menangis.” Dia mengulang kata-katanya lagi. Belum sempat aku menjawabnya, dia sudah pergi.
                ‘Aneh sekali orang itu, yasudahlah biarkan saja’
                Aissh daripada aku makin bingung, lebih baik aku main gitar saja. Gitar memang selalu bisa menenangkanku selain Sungai Han.
               
Jigeum naega haneun yaegi
Neol apeuge halji molla
Ama nal jukdorok miwohage doel kkeoya
Naega yejeon gatji antadeon ne mal
Modu teullin mareun aniya
Nado byeonhaebeorin naega nat seolgimanhae
Neomu chakhan neonde neon geudaeroinde Oh
I don’t know I don’t know
Naega wae ireoneunji
Geutorok saranghaenneunde neon yeogi inneunde Oh
I don’t know
Ije nal chatgo sipeo

Baby I’m sorry neowa isseodo nan lonely
Saranghagin naega bujokhanga bwa
Ireon motnan nal yongseohae
I’m sorry ige neowa naui story
Sarangiran naegen gwabunhanga bwa
Ne gyeote isseodo

Baby I’m so lonely lonely lonely lonely lonely
Baby I’m so lonely lonely lonely lonely lonely
Baby I’m so lonely lonely lonely lonely lonely
Baby I’m so lonely lonely lonely lonely lonely
                Sudah terlalu sore, aku harus segera pulang. Aku memasukkan gitar kesayanganku ini ke dalam tempatnya dan mulai berjalan pulang.
-skip time-


                Hari ini cerah sekali, aku harap hari ini tidak seperti kemarin.
                BRUUK
AISSH baru saja aku menikmati pagi yang cerah ini, kenapa masalah selalu datang.
                “ Apa kau tidak punya mata, HAH???” Senang sekali dia berteriak.
                “Mataku sudah ada dua, mungkin kau yang tidak punya mata.” Aku melawannya , yeoja ini memang sering sekali mengejekku. Oke akan kuceritakan sedikit mengenainya. Dia adalah anak dari pemilik sekolah ini dan dia merupakan yeoja yang sangat populer. Tidak ada yang berani melawannya, tapi tidak denganku aku tidak suka jika ada yang bertindak tidak adil.
                “ Berani sekali kau melawanku huh. Kau tidak tau siapa aku? ”
                “ Siapa yang tidak kenal denganmu, tapi aku minta maaf aku tak punya banyak waktu Seoyeon-ssi.” Aku langsung pergi meninggalkannya
                “ Yak, yeoja jelek berani sekali kau mengabaikanku. Tunggu saja pembalasanku.”

                Aku sebenarnya tak mau sekolah disini. Tapi aku tidak mungkin mengecewakan ibuku yang sudah bersusah payah menyekolahkanku di sekolah yang elite ini . Jadi aku akan terima apapun resikonya.

- Skip lagi - 

                  Akhirnya sekolah hari ini selesai, aku langsung membereskan bukuku.
Aku merasa seperti ada yang mengamatiku. Tapi biarkan sajalah. Baru sampai depan kelas, ternyata Seoyeon dan temannya sudah ada dihadapanku, entah apa yang akan dilakukannya padaku??
                Tiba-tiba aku merasa rambutku ada yang menarik dan mencengkram tanganku.
                “ Ini balasan, karena kau telah berani melawan dan mengabaikanku.” Aku berusaha untuk berontak, tapi semua itu percuma. Seoyeon menamparku.
               “Sudah tau jelek, masih saja sombong.”  Dia berteriak dan menamparku lagi.
               “Kau tak pantas sekolah disini.”
               Aku sudah tak berdaya lagi karena Seoyeon dan temannya terus memukulku. Entah apa yang terjadi selanjutnya, karena aku sudah tak ingat apa-apa lagi.
               Aku tak tahu sudah berapa lama aku pingsan. Aku hanya merasa dingin dan badanku terasa sangat sakit.
               “Sudah sadar?” namja itu lagi. Apa dia yang menolongku?
               “Ah ne, kau siapa?” tanyaku
              “ Aku Kim Jong Woon, tugasku sekarang sudah selesai jadi aku pulang dulu.” Dia berniat untuk pergi, tapi aku mencegahnya.
              “ Kenapa aku dibawa kesini?” Ternyata aku dibawa ke Sungai Han olehnya. Memang ane namja yang satu ini.
             “Aku tidak tau rumahmu.”  Hanya itu yang keluar dari mulutnya.  Benar-benar namja yang dingin.
             “Oh begitu. Sepertinya  kau satu sekolah denganku.” Kulihat dia menggunakan seragam yang sama denganku.
             “Ne. Kita satu sekolah, aku sunbaemu. Sudah ya aku pulang.” Dia langsung pergi. Aku mencoba untuk memanggilnya tapi dia tak menghiraukanku. Padahal aku ingin berterimakasih padanya. Besok saja aku mencarinya di sekolah.


-Keesokan Harinya –

             Hari ini aku akan mencari sunbae yang menolongku kemarin. Kalau tidak salah namanya Kim Jong Woon. Aku mencarinya terus tapi aku tak berhasil menemukannya. Kenapa dia sangat misterius. Apakah dia ada di Sungai Han? Kuharap dia ada disana. Aku akan kesana sepulang sekolah.
Akhirnya bel pulang sudah berbunyi, aku langsung berlari ke Sungai Han. Setelah aku sampai disana ternyata dia tidak ada. Aku menyerah, akhirnya aku hanya duduk sambil memainkan gitar kesayanganku.  


balkge useo bojiman
naemame deulji anha
nan yeppeuji anha, areum dabji anha
Oh oh oh oh, Oh oh oh oh

norael bulleo bojiman
amudo deudji anha
nan yeppeuji anha, areum dabji anha
Oh oh oh oh, Oh oh oh oh

I think I’m ugly
And nobody wants to love me
Just like her I wanna be pretty I wanna be pretty
Don’t lie to my face tellin’ me I’m pretty

           Belum selesai aku menyanyikan lagu, aku merasa ada yang memperhatikanku.
           “Suaramu bagus” Aku menoleh kesamping dan benar ternyata namja itu lagi.
           “Gamsahamnida sunbae.”
           “Apa kau mencariku?” tanyanya dingin
           “Ah ne sunbae.” Jawabku
           “Ada perlu apa?”
           “Aku hanya ingin berterimakasih.”
           “Itu saja?” Kenapa dia malah bertanya dan tak membalas ucapanku.
           “Ne sunbae, itu saja.” Jawabku gugup. Kenapa aku gugup ? Apa aku menyukainya?
           “ Oh… Aku mau tidur sebentar. Lanjutkan kegiatanmu.” Aku sangat bingung dengan sikapnya yang sangat ANEH.
       Setelah selesai memainkan gitarku, tiba-tiba dia bangun.
          “Permainanmu bagus, tapi ada nada yang salah. Seharusnya kau memainkannya dengan cara ini dan  bla…..bla…..bla…..” dia menjelaskannya panjang lebar. Dan dia mulai mengajariku cara yang benar.
          Aku sangat kagum padanya, dia sangat pintar dan sangat tampan.
          “Kau mengerti?” Dia menatapku. OMO!!!! Aku ketahuan sedang memperhatikannya. Aaaahhahhhahahhahahah aku sangat malu.
         “Jangan menatapku seperti itu. Nanti aku makin menyukaimu.” Apa maksudnya? Tak ada ekspresi yang terpancar dari wajahnya. Tapi tetap saja membuatku gugup dan malu. Pasti wajahku memerah.
         “Aigo, kau lucu sekali.” Dia  mencubit pipiku. Ekspresinya berubah menjadi senang biasanya dia sangat dingin. Apa golongan darahnya AB(?)
         “Ya sekarang sudah kuputuskan kau harus jadi yeojachinguku.” Aisssh apa yang dia katakan?
         “Kita kan baru kenal, sunbae.” Sebenarnya aku senang dia mengatakan hal ini, tapi ini terlalu cepat.
         “Kau tidak boleh menolak, aku sudah memperhatikanmu sejak lama. Aku sudah tau kebiasaanmu yang selalu menyendiri di sungai ini. Aku tidak suka melihat kau sendirian dan menagis. Jadi aku harus menjadi namjachingumu agar kau tak menagis dan merasa kesepian lagi. Aku berjanji akan melindungimu.” Aku hanya diam mendengar ucapannya, baru kali ini dia bicara sepanjang itu padaku.
        “Aku tidak pantas denganmu sunbae.” Dia sangat tampan dan aku merasa tak pantas untuknya.
        “Jangan banyak alasan Seo Rin, aku terima kau apa adanya. Oh iya satu lagi, kau harus memanggilku OPPA ne?” Darimana dia tau namaku, aissh jinja dia memaksaku lagi.

-Flashback End- 

      “Kenapa melamun disini?” Tiba-tiba Jong Woon Oppa sudah duduk manis disampingku.
      “Memangnya tidak boleh?” Aku memandang lurus kearah sungai yang menaglir dengan indahnya.
      “Aku tau kau ada masalah, ceritakanlah.”
      “Emmm sebenarnya aku masih merasa tak pantas menjadi yeojachingumu oppa. Aku ini jelek, kenapa kau mau menjadi pacarku.” Dia tersenyum menatapku. Senyumnya sangat manis, aku suka melihat dia seperti ini.
      “Kenapa? Apa Seoyeon mengganggumu lagi? Aku hanya menunduk tak berani menatap wajahnya. Dia menangkup wajahku agar aku menatapnya.
      “Dengarkan aku kau itu tidak jelek Seo Rin, mereka saja yang buta. Karena mereka tak pernah melihat keindahan apa yang ada pada dirimu. Percayalah kau ini istimewa. Satu lagi, aku sangat mencintaimu Seo Rin. Aku hanya akan mencintaimu apapun yang terjadi.”
     

       Terimakasih Tuhan karena kau telah mempertemukanku dengan namja sebaik dia. Aku sangat bersyukur, kuharap aku bisa membuatnya bahagia.

-END-

maaf ya kalo jelek maklum pemula hahahaha